Jakarta (KABARIN) - Sedan plug-in hybrid BYD Han L DM dikabarkan mendapat peningkatan jarak tempuh mode listrik setelah menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) keempat. Update ini bikin mobil bisa melaju lebih jauh hanya dengan tenaga listrik, plus dibekali sederet fitur baru.
Dilaporkan Carnewschina pada Kamis waktu setempat, BYD resmi merilis pembaruan OTA keempat untuk BYD Han L dengan fitur anyar bernama “Long Range”. Update ini juga membawa sistem bantuan mengemudi DiPilot 5.0, total 29 fitur baru, serta enam peningkatan performa dan fungsi.
Lewat pembaruan tersebut, varian BYD Han L DM FWD kini mendapat tambahan jangkauan listrik murni sejauh 25 km dalam kondisi CLTC. Artinya, total jarak tempuh mode EV-nya kini mencapai 225 km.
Sementara itu, varian penggerak semua roda Han L DM dengan dua motor listrik bertenaga 400 kW (536 hp) mendapat tambahan jarak listrik sejauh 15 km. Dengan update ini, mobil bisa menempuh jarak hingga 195 km dalam mode listrik murni (CLTC) dengan mesin bensin 1,5 liter dimatikan. Sebagai catatan, BYD Han L DM dibekali baterai LFP berkapasitas 29,46 kWh.
Pembaruan OTA keempat juga menghadirkan sistem bantuan mengemudi DiPilot 5.0 dengan model besar end-to-end berbasis pembelajaran. Sistem ini mendukung peralihan arah parkir dalam skenario parkir paralel.
Selain itu, BYD Han L kini punya fitur parkir darurat. Kalau pengemudi tidak memegang kemudi dalam waktu lama, mobil bisa menepi sendiri dan berhenti secara otomatis demi keamanan.
Fitur lainnya termasuk konektivitas dengan perangkat rumah tangga Midea, ponsel Huawei berbasis HiCar dengan sistem operasi Harmony OS 6.0, serta ponsel Samsung dan Oppo. Ada juga tambahan fitur minor seperti tampilan head-up display, pengaturan memori, game di dalam mobil, hingga efek suara kunci baru.
Secara desain, BYD Han L tampil sebagai sedan ramping dengan bahasa desain terbaru Loong Face khas BYD. Dimensinya cukup besar, yakni panjang 5.050 mm, lebar 1.960 mm, tinggi 1.505 mm, dan jarak sumbu roda 2.970 mm.
Masuk ke interior, mobil ini dibekali layar sentuh 15,6 inci, klaster instrumen LCD 10,25 inci, head-up display, serta tuas persneling yang terpasang di tangkai kemudi.
Untuk varian listrik murni, BYD Han L EV hadir standar dengan sistem 1.000V. Versi RWD punya tenaga 500 kW (671 hp) dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,5 detik dan jarak tempuh CLTC hingga 701 km.
Versi AWD Han L EV lebih buas lagi dengan daya gabungan 1.086 hp. Akselerasinya tembus 0-100 km/jam dalam 2,7 detik, dengan jarak tempuh CLTC sekitar 601 km berkat baterai 83,21 kWh.
Sementara itu, varian PHEV BYD Han L mengandalkan mesin bensin 1,5 liter dengan daya 115 kW. Tergantung penggeraknya, mesin ini dipasangkan dengan satu motor listrik bertenaga 200 kW (268 hp) atau dua motor listrik dengan total daya 400 kW (536 hp).
Untuk varian tertinggi BYD Han L DM AWD, akselerasi 0-100 km/jam bisa ditempuh dalam 3,9 detik. Di pasar Tiongkok, sedan ini dibanderol di kisaran 209.800 hingga 279.800 yuan atau sekitar Rp510 juta sampai Rp680 juta.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026